“Muhammad” adalah nama pemberian Abdul Muthalib kepada Nabi kita shallalahu alihi wa sallam. Sebuah nama yang belum pernah dipakai sebelumnya oleh orang-orang Arab . Terasa janggal dan tidak lazim dikalangan mereka. Karenanya, tidak aneh ketika ada yang menanyakan perihal tersebut kepadanya.
“Kuinginkan dia menjadi orang yang Terpuji, bagi Allah yang di langit dan bagi penduduk bumi di bumi,” begitulah jawab Abdul Muttalib ketika ditanyakan kenapa tidak menamai cucunya itu dengan nama para nenek moyang mereka.
Sang kakek menyelipkan dalam nama yang ia berikan untuk cucunya sebuah harapan besar agar kelak dirinya menjadi orang yang terpuji, bagi Tuhan yang dilangit dan bagi makhluk-Nya dibumi. Nama itu sekaligus menjadi doa yang akan terus mengiringi kehidupan pemiliknya. Dan semua harapan itu terkabul. Cucunya menjadi orang yang terpuji di langit dan dibumi, kehadirannya membawa kebaikan dan keberkahan dan tidaklah orang yang mengenalnya dengan baik kecuali memuji keagungan akhlak dan budi pekertinya.

No comments:
Post a Comment